Siapa aku ini? Bisa apa aku ini? Aku sama dengan wanita di luar sana yang sibuk dengan kesehariannya. Mengurus anak-anak dan perkerjaan rumah dari bangun tidur hingga tidur kembali. Terkadang aku sampai lupa hari. Ada gejolak di hati, ada rasa yang jauh terpendam ingin dimengerti. Aku merasa tidak bisa hanya seperti ini. 

Aku tahu, menulis itu tidak mudah. Aku mengerti bahwa menulis itu berat. Banyak amanah di luar keinginan dan hobi yang harus aku selesaikan dengan baik. Namun, momentum Muswil VIII FLP Jatim 2024 membuatku bangun dari keraguan dan kegalauan. 

Semangat yang luar biasa aku dapatkan dari teman-teman. Kini aku harus lebih yakin lagi, aku harus bangun lebih awal dan pagi. Menyelesaikan amanah dari awal, agar aku bisa menulis lagi. Ya, aku mulai menulis. Apa pun kebaikan yang ada dapat aku rasa, kebaikan yang aku dapat, berdakwah melalui literasi.    

flp ponorogo raih juara cabang pejuang dalam muswil VIII
FLP Ponorogo dalam penghargaan cabang pejuang


Muswil VIII Mantapkan Berdakwah Melalui Literasi

Jum’at 5 Januari 2024 adalah hari yang baru bagiku. Baru karena aktivitas yang sudah lama tidak aku ikuti, kini ada kesempatan lagi, yaitu momen berorganisasi dan upgrading diri. Setelah beberapa tahun terakhir sibuk dengan aktivitas rumah tangga dan anak-anak, mungkin aku butuh sesuatu yang berbeda untuk mengisi semangatku. Ya, kesempatan yang sangat luar biasa itu adalah semangat berorganisasi. 

Hari ini adalah pelaksanaan Muswil VIII FLP Jawa Timur di Magetan. Acara berlangsung selama kurang lebih 3 hari, dari tanggal 5 sampai 7 Januari. Alhamdulillah aku berkesempatan ikut sebagai peserta dan juga peserta yang lulus dalam perekrutan anggota baru yang digelar FLP Jatim 2 bulan lalu. Rasanya seperti tak percaya, aku bisa menjadi salah satu peserta yang lolos dalam perekrutan ini. Mungkin bagi sebagian orang, ini hal biasa, namun bagiku, ini adalah momentum yang sangat luar biasa. Terima kasih Tuhan.

Kami berangkat bersama rombongan teman-teman FLP cabang ponorogo. Dari perasaan yang senang dan bercampur dengan rasa ketidaktahuanku yang tinggi, perjalanan kami sampai di kota Magetan dengan lancar dan berkah. 

Bagaimana tidak, kedatangan kami para peserta Muswil disambut dengan turunnya hujan yang seakan memberi isyarat dari Tuhan bahwa Muswil ini penuh berkah. Setelah ceremonial pembukaan, dilanjutkan dengan perjalanan peserta ke tempat penginapan yang dekat dengan area telaga Sarangan sekaligus sebagai tempat acara Muswil selama tiga hari. Ini salah satu yang membuat kami antusias, acara Muswil digelar tak jauh dengan area telaga yang pasti akan memberikan nuansa berbeda.

Acara demi acara kami lewati dengan baik, tibalah pada hari penutupan Muswil pada hari Minggu 7 Januari 2024. Segudang bahagia kami rasakan, setumpuk semangat siap kami bawa pulang. Bersama teman-teman FLP se-Jawa Timur rasanya sungguh bahagia dan haru biru. Tak ada perbedaan di sana, walaupun aku ini siapa? Anggota baru yang masih menyimpan berjuta pertanyaan tentang FLP. 

Muswil adalah agenda FLP yang digelar setiap dua tahun sekali, yang bertujuan menyampaikan kesepakatan visi dan misi FLP, pertanggungjawaban kegiatan selama dua tahun dan pemilihan ketua FLP wilayah Jawa Timur yang baru.

Tak ada kata yang pantas aku ucapkan untuk berbagai pengalaman di Muswil, yang ada adalah ribuan kata bahkan lebih. Terima kasih Muswil VIII atas segala ilmu dan pengalaman yang aku dapat, teman baru, saudara baru, semangat baru. Semoga Allah memberiku kesempatan lagi bersua. Aamiin. 

simbolis penerimaan anggota baru flp ponorogo dalam muswil
Dokumentasi penerimaan anggota baru FLP

Terima kasih Muswil VIII Jatim 

Terima kasih Tuhan atas kesempatan terindah yang Engkau berikan pada kami. Terima kasih untuk momentum yang sangat luar biasa untuk semangat ini. Semangat yang dulu berserakan, kini seakan terkumpul kembali. Terima kasih teman-teman FLP Muswil VIII Jatim. Semangat menulis, semangat berkarya yang mungkin telah lama pudar, seakan kini bersinar kembali. Menebar dakwah menebar kebaikan melalui pena ini. 

Terima kasih teman-teman Muswil VIII FLP Jatim yang telah merangkul kami, tidak ada perbedaan yang menghalangi. Semua usia, semua profesi dalam satu ikatan hati, ikatan untuk berliterasi. Mengukir kebaikan melalui tinta, menuangkannya ke dalam karya, yang berharap siapa saja bisa membaca, siapa saja bisa bahagia. 

Mungkin memang kita baru bertemu dan bertatap muka kali ini, namun ikatan hati yang sefrekuensi seakan menyatukan langkah ini. Berdakwah melalui literasi. Menyibak keraguan yang yang tersimpan dihati. Serasa persaudaraan ini telah lama terjalin. Muswil VIII FLP Jatim memberiku banyak arti, bahwa kita dapat mengabadikan kebaikan melalui tulisan. Kita bisa bertumbuh melalui karya. Betapa lama waktu yang telah aku lalui hanya terdiam sia-sia tanpa asa. Penuh kebimbangan dan keraguan. Kini termotivasi oleh teman-teman hebat, penulis-penulis keren. 

Merasa malu dan berkecil hati di awal, namun rasa itu mulai pergi, karena teman-teman ini akan menemani, merangkul kita, membimbing kita, hingga suatu saat nanti dapat mengasilkan karya-karya yang membanggakan hati. Sampai jumpa lagi di kesempatan yang lebih indah, Muswil IX 2025. Aamiin. 


Penulis: Anita Puspitasari

Penyunting: April Fatmasari